DPRD Balikpapan Soroti Mahal dan Terbatasnya Tiket Penerbangan ke Balikpapan
Anggota Komisi III
DPRD Kota Balikpapan, Nurhadi Saputra
POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN: Mahal dan terbatasnya
tiket penerbangan menuju Balikpapan mendapat sorotan serius dari DPRD
Balikpapan.
Anggota
Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Nurhadi Saputra, menekankan pentingnya
penambahan penerbangan yang dipatenkan dan dipermanenkan oleh maskapai
penerbangan.
Nurhadi
menjelaskan, situasi ini harus diatasi dengan koordinasi antara Bandara SAMS
Sepinggan Balikpapan dan pihak maskapai penerbangan.
"Penambahan
penerbangan bisa memberikan kontribusi signifikan mengingat pemindahan IKN ke
Kalimantan Timur," ujarnya pada Senin (27/5/2024).
Nurhadi
juga menyoroti penutupan beberapa bandara internasional di daerah lain, seperti
di Banjarmasin, yang memaksa penumpang untuk transit di Balikpapan sebelum
melanjutkan perjalanan internasional.
"Hal
ini menimbulkan masalah baru, dan kami berharap maskapai seperti Sriwijaya,
Lion Group, serta Garuda bisa kembali beroperasi di Balikpapan,"
tambahnya.
Dalam
konteks kebijakan larangan ASN keluar Balikpapan tanpa tiket Pulang-Pergi (PP),
Nurhadi mendukung kebijakan wali kota dan menyatakan hal ini juga diterapkan
oleh DPRD Balikpapan.
"Saya
sepakat dengan kebijakan tersebut karena memberikan kepastian bagi perjalanan
ASN," tegasnya.Selain itu, Nurhadi mempertanyakan mahalnya harga tiket ke
Balikpapan dan mengkritik kurangnya transparansi dari pihak Bandara Sepinggan
mengenai penyebab harga tiket yang tinggi.
"Apakah
mahalnya tiket karena pajak parkir pesawat yang mahal atau faktor lainnya?
Masalah ini harus terbuka," ungkapnya.
Ia
menambahkan bahwa fasilitas bandara di Jakarta lebih baik.Nurhadi juga
menegaskan perlunya perbaikan sarana prasarana di Bandara SAMS Sepinggan
Balikpapan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang.
"Kami
meminta adanya perbaikan fasilitas di Bandara Sepinggan agar lebih nyaman bagi
penumpang," tutupnya.
Dengan
adanya perhatian dan koordinasi yang lebih baik antara pihak terkait,
diharapkan permasalahan mahal dan terbatasnya tiket penerbangan ke Balikpapan
dapat segera teratasi, memberikan dampak positif bagi mobilitas dan ekonomi
kota tersebut.(adv/rud)